Media & Informasi
Sinergi Budaya dan Teknologi: PT AMI Terapkan QRIS Tap di Trans Jogja
YOGYAKARTA, 5 Agustus 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) yang mendapat penugasan mengoperasikan Sistem Angkutan Perkotaan Trans Jogja menjadi bagian dari implementasi sistem pembayaran QRIS Tap Sektor Transportasi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peluncuran QRIS Tap dilakukan pada Senin, 4 Agustus 2025, di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, bersamaan dengan dimulainya Kick Off Nasional QRIS Jelajah Indonesia 2025.
QRIS Tap merupakan inovasi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi lebih cepat, aman, dan efisien tanpa perlu memindai kode secara manual. Penerapan sistem ini sejalan dengan komitmen PT AMI dalam mendukung transformasi digital transportasi publik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi sekaligus menghormati nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Herndarta, serta mitra strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki kekhasan dalam memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai budaya yang adiluhung. “Kita menyebutnya sebagai bentuk dari kecerdasan budaya, yakni kearifan dalam mengelola perubahan tanpa kehilangan jati diri,” tegas Sri Sultan saat meresmikan peluncuran QRIS Tap dan Kick Off QRIS Jelajah Indonesia 2025.
Sebagai bentuk komitmen terhadap inovasi layanan, PT AMI bersama para mitra operator telah menyelesaikan proses integrasi QRIS Tap di seluruhalat pembayaran di armada dan halte Trans Jogja. Kini, pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan mudah menggunakan fitur tap pada dompet digital atau mobile banking yang mendukung QRIS Tap berbasis NFC, baik di halte maupun di dalam bus.
Dengan sistem ini, pengguna hanya perlu mendekatkan ponsel ke alat pemindai (tanpa memindai kode QR), sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan praktis.
Implementasi QRIS Tap ini sebagai bagian dari meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk layanan transportasi publik Trans Jogja dan mempercepat terciptanya ekosistem digital yang inklusif dan ramah budaya di Yogyakarta.

Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Bersinergi Luncurkan Jogja Travel Pass sebagai Inovasi Layanan Transportasi Terintegrasi di Yogyakarta
Yogyakarta — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) bersama Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY), PT Nusantara Global Inovasi (PT NGI), dan PT Lentera Inovasi Teknologi (PT LAIT) melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sekaligus Launching Jogja Travel Pass pada Rabu, 24 Desember 2025, bertempat di Halte Park and Ride Adisucipto.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi di Yogyakarta, sekaligus menegaskan komitmen lintas lembaga dalam menghadirkan layanan mobilitas yang lebih mudah, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam rangkaian acara tersebut, disampaikan pula penjelasan mengenai produk LAIT (Layanan Angkutan Integrasi Transportasi) yang dikembangkan sebagai solusi integrasi layanan transportasi publik. Di wilayah Yogyakarta, produk LAIT ini diberi nama Jogja Travel Pass, yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses transportasi melalui satu sistem terpadu.
Jogja Travel Pass diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan nyaman, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengakses layanan transportasi publik secara terintegrasi, sehingga mendorong penggunaan angkutan umum yang lebih luas dan berkelanjutan.
Acara launching ditandai dengan penandatanganan PKS oleh para pihak yang terlibat, yaitu Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo; Direktur Utama PT Lentera Inovasi Teknologi, Bapak Sufyan Shauri; serta Direktur Utama PT NGI, Bapak Agung Trianto Nugroho. Penandatanganan tersebut turut didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, sebagai bentuk dukungan dan pengawasan dari pemerintah daerah terhadap implementasi kerja sama ini.
Sementara itu, Dishub DIY menyambut baik peluncuran Jogja Travel Pass sebagai langkah strategis dalam mendorong penggunaan transportasi publik dan mendukung kebijakan pengurangan kemacetan serta emisi di wilayah perkotaan. Integrasi layanan transportasi melalui satu sistem dinilai akan memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan daya tarik angkutan umum di Yogyakarta.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, acara kemudian dilanjutkan dengan pengalaman langsung menggunakan layanan transportasi publik, yaitu naik bus Trans Jogja. Rombongan peserta memulai perjalanan dari Park and Ride Maguwo, yang merupakan salah satu simpul transportasi strategis di Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi simbol implementasi nyata dari konsep integrasi transportasi yang diusung melalui Jogja Travel Pass.
Park and Ride Maguwo dipilih sebagai titik keberangkatan karena perannya yang penting dalam mendukung peralihan moda transportasi dari kendaraan pribadi ke angkutan umum. Melalui pemanfaatan simpul transportasi ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.
Ke depannya, Jogja Travel Pass akan terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak layanan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pengembangan pariwisata di Yogyakarta.

PENGUMUMAN PENJUALAN ASET PT ANINDYA MITRA INTERNASIONAL
Kesempatan Memiliki Berbagai Aset PT Anindya Mitra Internasional
PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) membuka kesempatan kepada masyarakat umum, pelaku usaha, maupun badan usaha untuk mengikuti proses Penjualan Aset Perusahaan yang telah memperoleh persetujuan sesuai ketentuan perusahaan.
Penjualan dilaksanakan secara *terbuka, transparan, kompetitif, dan akuntabel, dengan mekanisme penyampaian penawaran harga oleh peserta.
Kategori Aset
Penjualan dibagi menjadi 3 (tiga) klaster, yaitu:
Klaster 1 – Elektronik
Meliputi antara lain: AC, Kipas Angin, Blender, Speaker, Printer, CPU, Monitor, Tape, Peralatan elektronik lainnya.
Klaster 2 – Furniture
Meliputi antara lain: Meja, Kursi, Lemari, Dipan, Sofa, Rak, Perabot kantor lainnya.
Klaster 3 – Mesin & Peralatan
Sub A. Mesin Percetakan
meliputi mesin2 percetakan seperti Mesin Cetak Komori, Mesin Cetak Numerator Merk Heidelberg, Mesin Plong, Mesin Cetak Offset Solna, Mesin Cetak Toko, dll.
Sub B. Mesin dan Peralatan lain
meliputi kitchen set, mesin pendingin, mesin potong rumput, pompa air, timbangan, mesin dan peralatan kerja lainnya.
Sistem Penjualan
Peserta dapat mengikuti penawaran:
- Seluruh klaster atau
- Salah satu klaster/sub klaster saja.
Pemenang akan ditetapkan berdasarkan penawaran harga tertinggi yang memenuhi seluruh persyaratan administrasi.
Cara Mengikuti:
Calon peserta dipersilakan menyampaikan: Surat Minat
serta menghubungi Tim Penjualan Aset PT AMI melalui: (0274) 451034. Batas waktu pengiriman Surat Minat hari Jumat, 24 Juli 2026
Download Format Surat Minat
Format Surat Minat dapat diunduh pada tautan berikut: Formulir Surat minat
Informasi Lebih Lanjut
PT Anindya Mitra Internasional
Kompleks JEC, Jl. Raya Janti KM 4, Gedongkuning, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta
(0274) 451034
Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh berbagai aset perusahaan dengan mekanisme yang terbuka, transparan, dan kompetitif.
25 Bus Trans Jogja Diremajakan
PT Jogja Tugu Trans (JTT) meluncurkan 25 unit bus Trans Jogja yang telah dilakukan peremajaan di Grand Rohan Yogyakarta, Senin (25/09/2023) malam. Peremajaan 25 unit bus Trans Jogja yang akan beroperasional pada 1 Oktober 2023 ini sebagai salah satu upaya meningkatkan daya tarik masyarakat untuk naik angkutan umum dengan tarif yang murah.
Direktur Utama (Dirut) PT JTT Agus Andrianto mengatakan sesuai arahan dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, sebanyak 25 bus yang telah dilakukan peremajaan ini akan mulai beroperasi pada 1 Oktober 2023. Melalui peremajaan armada bus Trans Jogja ini bisa semakin meningkatkan layanan dan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk naik angkutan umum.
"Tarif yang ditawarkan Trans Jogja pun masih sangat terjangkau, yaitu Rp3.600 per penumpang untuk tarif reguler berkeliling di DIY, tarif khusus Rp2.700 bagi penumpang yang berlangganan dan Rp 60 untuk pelajar. Bus Trans Jogja pun telah melayani berbagai rute di area Yogyakarta, Sleman dan Bantul," kata Agus usai peluncuran peremajaan 25 unit bus Trans Jogja.
Agus menyampaikan tingkat keterisian penumpang atau load factor bus Trans Jogja pada beberapa jalur tertentu sudah lebih dari 50 persen. Selain itu, masih banyak yang di bawah persentase tersebut. Untuk itu, diharapkan melalui dorongan pemerintah, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik semakin meningkat.
"Dari 60 armada yang dimiliki PT JTT seluruhnya masih laik jalan. Paling tua 2017, masih laik jalan dan sesuai SK yang berlaku untuk peremajaan angkutan umum setidaknya perlu waktu 7 tahun. Pasti akan peremajaan lagi, kita tunggu perintah Dishub," tandas Mantan Ketua DPD Organda DIY tersebut.
Plh Kepala Dishub DIY Sumariyoto juga memberikan dan menaruh harapan yang cukup besar dengan peremajaan bus Trans Jogja. Peremajaan bus Trans Jogja tersebut bisa meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik dengan aman dan nyaman. Hal ini guna mewujudkan rencana strategis Dishub DIY yang telah menetapkan tujuan mewujudkan jalan berkeselamatan berbasis angkutan umum.
"Semua perlu dukungan berbagai pihak dalam rangka mendorong masyarakat tertarik menggunakan angkutan umum. Ini momentum luar biasa meningkatkan daya tarik masyarakat dengan hadirnya bus baru sebanyak 25 unit. Mudah-mudahan jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat," ungkapnya.
Sumariyoto berharap jumlah penumpang senakin meningkat karena tidak lepas karena saat ini beberapa jalur belum tinggi jumlah penumpangnya. Meski begitu beberapa rute juga terbilang tinggi.
Jalur baru Palbapang yang cukup menjadi daya tarik dengan rata-rata penumpang per hari bisa mencapai 2.200. Selain itu rute menuju destinasi wisata seperti Malioboro masih menjadi daya tarik.Minat masyarakat untuk gunakan Trans Jogja akan semakin banyak mewujudkan jalan berkeselamatan dengan angkutan umum.
"Perjalanan cukup panjang telah dilakukan Trans Jogja guna memenuhi amanat Undang-undang bahwa TJ tanggung jawab pemerintah. Sebanyak 24 unit bus Trans Jogja yang diremajakan ini berasal dari Kemenhub 2015," pungkas Sumariyoto. (Ira)
Sumber : krjogja.com
PT AMI Terima Kunjungan DPRD Kalteng, Sambut Sinergi untuk Pengembangan Daerah
Yogyakarta, 19 Juli 2024 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan dari DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) di Ruang Rapat Kantor PT AMI Jalan Janti.
Rombongan yang dipimpin oleh Bapak Yohanes Freddy Ering, Ketua Pansus DPRD Kalteng, disambut dengan hangat oleh Bapak TM Fuad Hassan, Direktur Keuangan PT AMI.
Acara ini dimulai dengan paparan singkat dari Bapak TM Fuad Hassan mengenai profil PT AMI. Dalam pemaparannya, Bp. Fuad memberikan gambaran sekilas tentang perusahaan, seperti visi, misi, sejarah, hingga penjelasan singkat tentang unit bisnis yang dikelola oleh PT AMI. Pemaparan dilanjutkan oleh manajer dari masing-masing unit bisnis yang menjelaskan tentang strategi serta operasional unit bisnis tersebut.
Dalam sambutannya, Bapak Yohanes Freddy Ering menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya DPRD Kalteng untuk pemanfaatan sumber daya yang ada di daerah mereka. Melalui kunjungan ini diharapkan, strategi dan cara pengelolaan yang PT AMI jalankan dapat juga diimplementasikan ke Perusda Kalteng untuk dapat semakin berperan bagi daerah.
Bapak Ering juga mengungkapkan harapan agar kunjungan ini dapat mempererat hubungan dan membuka peluang baru untuk pengembangan daerah melalui sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kalteng.
Selain itu, PT AMI juga berharap dengan adanya kunjungan kerja ini menandai hubungan positif dalam membangun dialog dengan sektor pemerintah daerah.
Kunjungan ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Pansus DPRD Kalteng, Ibu Kuwu Senilawati, beserta rombongan anggota Pansus DPRD Kalteng dan pendamping mereka. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Bank Kalteng serta jajaran manajerial PT AMI.