Media & Informasi
PT AMI Gelar RUPS Tahun Buku 2025, Perkuat Tata Kelola dan Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Yogyakarta — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Lakeswara Meeting Room, Loman Park Hotel Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Ibu Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T, selaku kuasa pemegang saham Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, Bapak Eka Budi Harjana selaku Pemegang Saham dari Koperasi Karyawan Bakti Sejahtera Mandiri, Dewan Komisaris, Direksi, perwakilan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah DIY selakuk Pembina BUMD, serta pihak terkait lainnya.
RUPS menjadi forum strategis perusahaan dalam menyampaikan laporan tahunan, laporan keuangan audited, evaluasi kinerja perusahaan, hingga pembahasan berbagai agenda penting yang berkaitan dengan penguatan tata kelola perusahaan dan arah pengembangan usaha PT AMI ke depan.
Dalam pemaparannya, Direksi PT AMI menyampaikan bahwa sepanjang tahun buku 2025 perusahaan berhasil mencatatkan kinerja positif di berbagai sektor usaha. Pendapatan usaha perusahaan tercatat mencapai Rp124,3 miliar atau mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp105,7 miliar. Sementara itu, laba bersih perusahaan mencapai Rp7,65 miliar.
Kinerja tersebut ditopang oleh kontribusi sejumlah unit usaha, khususnya sektor transportasi dan pertambangan yang menunjukkan pertumbuhan signifikan. Selain itu, unit usaha realty turut memberikan kontribusi besar terhadap laba perusahaan.
Tidak hanya dari sisi finansial, PT AMI juga terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola perusahaan melalui penerapan Good Corporate Governance (GCG). Berbagai instrumen tata kelola telah diterapkan, di antaranya Board Manual, Audit Charter, Whistleblowing System, Code of Conduct, serta penguatan sistem pengawasan dan pengendalian internal perusahaan.

Dalam aspek operasional dan pengembangan perusahaan, PT AMI juga melaksanakan sejumlah program strategis selama tahun 2025. Program tersebut meliputi pengembangan digital ecosystem melalui penerapan Enterprise Resource Planning (ERP), pengembangan sumber daya manusia melalui program magang dan penelitian, pemanfaatan aset idle perusahaan, hingga pengisian posisi vacant berdasarkan kebutuhan organisasi.
Pada kesempatan tersebut, RUPS juga membahas dan memberikan persetujuan terhadap laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Agus Wahyono. Berdasarkan hasil audit, laporan keuangan PT AMI dinyatakan menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai standar akuntansi yang berlaku.
Selain pembahasan laporan tahunan dan laporan keuangan, RUPS turut membahas agenda strategis lainnya, di antaranya persetujuan penghapusan piutang, penghapusan utang, dan penghapusan aset sebagai bagian dari langkah penataan administrasi dan penguatan kesehatan perusahaan.
PT AMI juga menyampaikan berbagai tindak lanjut yang telah dilakukan perusahaan dalam penanganan saldo dormant, termasuk penelusuran data, pemetaan aset dan piutang, konfirmasi kepada pihak terkait, serta penguatan sistem administrasi dan pengawasan internal.
Dalam agenda alokasi laba bersih tahun buku 2025, perusahaan mengusulkan pembagian laba untuk dividen/PAD Pemerintah Daerah DIY, cadangan umum, jasa produksi karyawan, tantiem pengurus, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan.
Selain itu, pemegang saham juga memberikan persetujuan atas penunjukan Kantor Akuntan Publik Agus Wahyono untuk melakukan audit laporan keuangan tahun buku 2026.
Melalui pelaksanaan RUPS Tahun Buku 2025 ini, PT AMI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kinerja usaha, serta mendorong transformasi perusahaan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemegang saham, Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh insan perusahaan, PT AMI optimis dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Meriahkan Peringatan Kemerdekaan Indonesia, PT AMI Adakan Sepeda Gembira dan Pembagian Bendera Merah Putih
Yogyakarta, 14 Agustus 2024 – Seluruh manajemen dan karyawan PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) dengan semangat mengikuti acara sepeda gembira yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-79 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peserta yang berpartisipasi dalam acara sepeda gembira telah berkumpul di Kantor Holding PT AMI sebagai titik awal rute sepeda kali ini. Rute kegiatan Sepeda Gembira dilanjutkan ke Kompleks Kepatihan menyusuri Malioboro sampai ke titik nol dan kembali ke Kantor Holding PT AMI.
Sebagai Insan AMI, kegiatan bersepeda telah sering dilakukan setiap hari Rabu bertepatan dengan Program REHAT (Rabu Sehat). Program REHAT merupakan program yang mewajibkan seluruh manajemen dan karyawan untuk menggunakan sepeda atau transportasi publik dalam aktivitas kerja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta keberpihakan dengan transportasi publik.
Adapun kegiatan Sepeda Gembira ini, diramaikan dengan kegiatan Pembagian Bendera Merah Putih yang untuk masyarakat disekitaran Jalan Malioboro menuju ke titik nol. Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini sesuai dengan Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.10.1.1/2152/SJ dan Surat Edaran Gubernur DIY Nomor 200.1/3215.
Pembagian Bendera Merah Putih dan Sepeda Gembira ini bertujuan untuk membangkitan semangat berbangsa dan persatuan dalam menyambut kemerdekaan Indonesia di kalangan masyarakat.
Acara Sepeda Gembira peringatan HUT RI ke-79 tahun ini semakin meriah dengan pembagian doorprize bagi seluruh manajemen dan karyawann PT AMI diakhir acara.
Subsidi Transportasi Umum di Tengah Efisiensi
Undang-Undang No. 22/2009 menegaskan kewajiban Pemerintah menyediakan angkutan umum, sementara UU No. 23/2014 dan PP No. 30/2021 memberi landasan pemberian subsidi pada transportasi umum kelas ekonomi. Data BPS menunjukkan biaya transportasi masyarakat perkotaan mencapai 11,8%–16,3% dari pengeluaran total, sehingga transportasi umum berperan penting bagi keadilan mobilitas.
Pada 2025, anggaran Kementerian Perhubungan untuk program buy the service (BTS) “Teman Bus” turun menjadi Rp 177,49 miliar dari Rp 437,89 miliar di 2024. Pengurangan ini karena subsidi hanya bersifat stimulus, dan Pemda diharapkan mengambil alih pembiayaan.
DIY menjadi pionir transportasi umum bersubsidi melalui Trans Jogja yang beroperasi sejak 2008. Dengan 19 rute dan 116 bus, subsidi Trans Jogja pada 2025 mencapai Rp 87 miliar. Skema subsidi menutup selisih antara Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan biaya pendukung dengan pendapatan. BOK mencakup investasi, pemeliharaan, SDM, pengelolaan, serta keuntungan. Biaya pendukung meliputi aplikasi tiket, pramugara/i, dan penjaga halte. Pendapatan berasal dari tiket dan iklan bus.
PT Anindya Mitra Internasional (AMI) ditugaskan melalui Pergub DIY No. 527/KEP/2024 untuk mengoperasikan Trans Jogja. AMI mengajukan laporan biaya dan pendapatan setiap bulan untuk diverifikasi Dinas Perhubungan sebelum pencairan subsidi. Namun, keterbatasan fiskal membuat APBD 2026 berpotensi memangkas subsidi. Upaya peningkatan pendapatan dipandang lebih realistis dibanding pemotongan layanan. Target pendapatan bisa ditempuh dengan menaikkan jumlah penumpang dan memperbesar pemasukan iklan. Pemotongan Rp 6,8 miliar setara dengan tambahan 209.870 penumpang reguler per bulan (750.000/bulan). Strategi yang diusulkan antara lain menetapkan “Hari Trans Jogja” untuk ASN, berpotensi menambah 120.000 penumpang per bulan. Selain itu, bila DPRD menggerakkan 1% konstituen menggunakan Trans Jogja, tambahan 145.000 penumpang per bulan bisa tercapai. Pendapatan iklan juga menjanjikan, dengan capaian Rp 2,3 miliar pada 2024 atau lima kali lipat dari 2022. Tambahan Rp 6,8 miliar dapat diraih melalui iklan penuh di 116 bus selama 10 bulan. Meski demikian, risiko ketidaktercapaian target tetap ada sehingga diperlukan monitoring ketat.
Menurut Priyatno Bambang Hernowo, Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional, subsidi transportasi berfungsi menjaga keterjangkauan angkutan umum, meringankan pengeluaran masyarakat kelas menengah bawah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui mobilitas. Transportasi umum juga mengurangi kemacetan akibat kendaraan pribadi, sehingga keberpihakan pemerintah pada layanan publik ini harus tetap dipertahankan.
Sumber : krjogja.com
TransJogja Run #2 Sukses Digelar, Satukan Semangat Hidup Sehat dan Dukungan terhadap Transportasi Publik
Yogyakarta – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) kembali menyelenggarakan TransJogja Run #2 pada Minggu (31/5/2026) di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Kegiatan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan ini berhasil menarik antusiasme sekitar 1.700 peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti kategori lari 3K, 5K, dan 10K.
Sebagai penyelenggara layanan Angkutan Perkotaan Bersubsidi Trans Jogja, PT AMI menghadirkan TransJogja Run bukan sekadar sebagai ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat lebih dekat dengan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Mengusung konsep yang memadukan olahraga dengan kekayaan budaya Yogyakarta, TransJogja Run 2026 mengajak para peserta menikmati pengalaman berlari melalui rute yang menampilkan suasana khas Kota Yogyakarta. Tidak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas, keluarga, dan masyarakat umum untuk berkumpul dalam suasana yang positif dan penuh semangat.
Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional, Priyatno Bambang Hernowo, bersama jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan flag off sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan acara. Turut hadir Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Ni Made Dwipanti Indrayanti, Komandan Korem 072/Pamungkas beserta jajarannya, Kepala Perwakilan BPKP DIY beserta jajarannya, Inspektur Inspektorat DIY, Kepala OPD Pemerintah Provinsi DIY, Pemerintah Kota Yogyakarta, Polda DIY, perwakilan dari BUMD di DIY dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga pengawas, aparat keamanan, serta mitra strategis menunjukkan dukungan yang kuat terhadap penyelenggaraan TransJogja Run sebagai kegiatan yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga memiliki nilai sosial, ekonomi, dan edukatif bagi masyarakat.
TransJogja Run 2026 lahir dari semangat untuk menghadirkan pengalaman lari yang lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan brand awareness, membangun citra positif perusahaan, mempererat hubungan dengan komunitas, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Antusiasme peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka hingga hari pelaksanaan. Berbagai rangkaian persiapan seperti pengambilan race pack, race village, hingga kehadiran para pacer pada masing-masing kategori turut memberikan pengalaman yang menarik bagi peserta. Pada hari pelaksanaan, area JEC dipenuhi pelari dari berbagai latar belakang yang datang dengan semangat untuk menyelesaikan tantangan sekaligus menikmati atmosfer kebersamaan yang tercipta selama acara berlangsung.
Selain perlombaan lari, TransJogja Run #2 juga memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha lokal. Pada area race village, PT AMI melibatkan berbagai pelaku UMKM dan kuliner untuk turut meramaikan kegiatan. Sebanyak 10 UMKM binaan Dinas Koperasi, 4 tenant kuliner, serta 10 tenant sponsor berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka memberikan kesempatan promosi dan peningkatan aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan acara berlangsung.
Keberhasilan penyelenggaraan TransJogja Run #2 juga tidak terlepas dari dukungan 27 sponsor serta media partner yang turut membantu publikasi dan dokumentasi kegiatan. Kolaborasi yang terjalin menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung.
Pada akhir perlombaan, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori. Untuk kategori 5K Male, juara pertama diraih oleh Irsan Mei, disusul Alfin dan Dani Swara. Pada kategori 5K Female, Gifty Virgo R berhasil meraih posisi pertama, diikuti Dwi Saragih S dan Dyah Aulia Putri D.
Sementara itu, pada kategori 10K Male, Rikki Marthin S berhasil menjadi juara pertama, diikuti Julkipri dan Samson Kareka. Untuk kategori 10K Female, posisi pertama diraih oleh Vera Febrianti, disusul Zahra Bulan Aprilia P dan Valentine. Panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta dengan penampilan terbaik melalui kategori Best Costume yang diraih oleh pemilik BIB 1022, BIB 1145, dan BIB 1347.
Ke depan, PT Anindya Mitra Internasional berharap TransJogja Run dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempromosikan budaya hidup sehat dan penggunaan transportasi publik. Melalui kegiatan ini, PT AMI berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung pengembangan ekosistem transportasi perkotaan, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta secara berkelanjutan.

OJK DIY Gelar Briefing Edukasi Keuangan bagi Kru Transjogja
Yogyakarta – Otoritas Jasa Keuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (OJK DIY) menyelenggarakan kegiatan briefing dan edukasi keuangan bagi kru operasional Transjogja yang terdiri dari pramudi, pramugara/pramugari, serta karyawan. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor OJK DIY sebagai upaya memperkuat pemahaman kru transportasi publik mengenai perlindungan konsumen, literasi keuangan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap risiko-risiko digital yang saat ini banyak menjerat masyarakat.
Dalam pembukaannya, OJK DIY menjelaskan peran dan fungsi OJK sebagai lembaga independen yang mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan. Penekanan diberikan pada hak-hak masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan yang aman, transparan, dan sesuai ketentuan. OJK juga memaparkan mekanisme pelayanan pengaduan resmi yang dapat diakses masyarakat ketika menemukan aktivitas keuangan ilegal atau merugikan.
Sesi materi inti berfokus pada bahaya pinjaman online ilegal dan judi online, dua fenomena yang terus berkembang dan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi rumah tangga. OJK DIY menyampaikan berbagai pola operasional pinjaman online ilegal, termasuk penawaran tidak berizin, bunga tinggi yang tidak proporsional, praktik pengambilan data pribadi secara agresif, serta metode penagihan yang melanggar hukum.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pemaparan komprehensif terkait risiko judi online, mencakup kehilangan aset finansial, gangguan produktivitas kerja, dampak sosial terhadap keluarga, serta potensi gangguan kesehatan mental. Dengan karakteristik pekerjaan kru transportasi yang membutuhkan konsentrasi tinggi, kewaspadaan terhadap risiko-risiko ini menjadi semakin penting.

Kegiatan briefing ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si; Ibu Susana Diah Kusumaningrum/Asisten Direktur OJK; Bapak Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI. Dalam sambutannya, Ibu Chrestina Erni Widyastuti, S.E., M.Si menekankan pentingnya kondisi sosial-ekonomi kru operasional sebagai fondasi kualitas layanan transportasi publik. Dinas Perhubungan DIY mengapresiasi langkah OJK DIY yang telah menginisiasi edukasi preventif ini, serta mendorong kolaborasi lintas lembaga untuk menciptakan ekosistem layanan publik yang lebih aman dan berkelanjutan.
Pihak Transjogja menyambut baik program edukasi ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan meningkatnya literasi keuangan dan kesadaran terhadap ancaman digital, kru diharapkan mampu menjaga stabilitas pribadi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, OJK DIY menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jangkauan edukasi keuangan bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk tenaga layanan publik yang memiliki peran strategis dalam aktivitas harian warga Yogyakarta. OJK DIY juga mengimbau seluruh masyarakat agar selalu memverifikasi legalitas penyedia layanan keuangan, menghindari aktivitas digital ilegal, dan segera melaporkan temuan mencurigakan melalui kanal resmi OJK.
