Media & Informasi
PT AMI Piknik Day ke Magelang–Dieng
Yogyakarta – Sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) mengadakan perjalanan wisata karyawan ke Magelang-Dieng pada 22-23 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi karyawan untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarkaryawan. Perjalanan dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan destinasi pertama, yaitu rafting di Sungai Elo, Magelang. Aktivitas tersebut berlangsung dengan suasana menyenangkan dan menjadi momen bagi karyawan untuk membangun kekompakan melalui berbagai kegiatan bersama.
Setelah menikmati kegiatan rafting, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Dieng dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata, yaitu Bukit Sikunir, Banyu Alam Bitingan, Kebun Teh Panama, dan Telaga Menjer. Karyawan berkesempatan menikmati keindahan alam sekaligus mengikuti berbagai aktivitas, termasuk trekking di Bukit Sikunir. Wisata ini tidak hanya sebagai rekreasi, namun juga menumbuhkan kebersamaan dan membangun keakraban di antara karyawan.
Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya menciptakan momen kekeluargaan yang dapat memperkuat hubungan antarkaryawan dan membangun suasana kerja yang positif. Dengan beragam aktivitas yang dilakukan selama perjalanan diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi karyawan dalam menjalankan aktivitas dan tanggung jawab di lingkungan PT AMI.
_1788503770.jpeg)
_1788503771.jpeg)
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Dukung Penguatan Tata Kelola BUMD melalui Pembahasan Raperda di DIY
PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyambut positif pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya yang berkaitan dengan penyesuaian bentuk hukum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat landasan hukum dan tata kelola BUMD di DIY, sekaligus menyesuaikan dengan ketentuan regulasi nasional yang berlaku. Dalam rapat paripurna DPRD DIY, sejumlah raperda telah disetujui bersama, termasuk raperda yang mengatur perubahan bentuk hukum BUMD sebagai upaya peningkatan kinerja dan akuntabilitas perusahaan daerah.
Sebagai salah satu BUMD di DIY, PT AMI turut menjadi bagian dari substansi pembahasan tersebut. Penyesuaian bentuk hukum BUMD merupakan amanat regulasi yang mendorong perusahaan daerah untuk memiliki struktur kelembagaan yang lebih jelas, modern, serta adaptif terhadap dinamika bisnis.
Lebih lanjut, proses ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memastikan bahwa BUMD dapat dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dalam pembahasan yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD DIY, PT AMI termasuk dalam BUMD yang menjadi fokus penyesuaian dasar hukum, bersama beberapa BUMD lainnya di DIY.
Bagi PT AMI, penguatan regulasi ini bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, tetapi juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan. Dengan landasan hukum yang lebih kuat, PT AMI optimis dapat menjalankan fungsi bisnisnya secara lebih efektif, efisien, serta berorientasi pada pelayanan publik dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Transformasi kelembagaan BUMD diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dalam operasional perusahaan, sekaligus memperkuat daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Hal ini juga menjadi langkah penting dalam mendukung penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan.
Selain itu, penyesuaian bentuk hukum BUMD juga membuka peluang bagi peningkatan kinerja perusahaan melalui pengelolaan yang lebih fleksibel dan profesional. Dengan struktur yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, BUMD diharapkan mampu berinovasi serta memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
PT AMI memandang bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci utama dalam mewujudkan BUMD yang sehat dan berdaya saing. Melalui proses pembahasan raperda ini, diharapkan tercipta kesamaan visi dalam mendorong BUMD sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah.
Ke depan, PT AMI berkomitmen untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kinerja sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah. Dengan dukungan regulasi yang kuat, PT AMI optimis dapat terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi DIY dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui langkah ini, PT AMI tidak hanya memperkuat posisi sebagai BUMD yang profesional, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan.
TransJogja Run #2 Sukses Digelar, Satukan Semangat Hidup Sehat dan Dukungan terhadap Transportasi Publik
Yogyakarta – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) kembali menyelenggarakan TransJogja Run #2 pada Minggu (31/5/2026) di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Kegiatan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan ini berhasil menarik antusiasme sekitar 1.700 peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti kategori lari 3K, 5K, dan 10K.
Sebagai penyelenggara layanan Angkutan Perkotaan Bersubsidi Trans Jogja, PT AMI menghadirkan TransJogja Run bukan sekadar sebagai ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat lebih dekat dengan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Mengusung konsep yang memadukan olahraga dengan kekayaan budaya Yogyakarta, TransJogja Run 2026 mengajak para peserta menikmati pengalaman berlari melalui rute yang menampilkan suasana khas Kota Yogyakarta. Tidak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas, keluarga, dan masyarakat umum untuk berkumpul dalam suasana yang positif dan penuh semangat.
Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional, Priyatno Bambang Hernowo, bersama jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan flag off sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan acara. Turut hadir Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Ni Made Dwipanti Indrayanti, Komandan Korem 072/Pamungkas beserta jajarannya, Kepala Perwakilan BPKP DIY beserta jajarannya, Inspektur Inspektorat DIY, Kepala OPD Pemerintah Provinsi DIY, Pemerintah Kota Yogyakarta, Polda DIY, perwakilan dari BUMD di DIY dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga pengawas, aparat keamanan, serta mitra strategis menunjukkan dukungan yang kuat terhadap penyelenggaraan TransJogja Run sebagai kegiatan yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga memiliki nilai sosial, ekonomi, dan edukatif bagi masyarakat.
TransJogja Run 2026 lahir dari semangat untuk menghadirkan pengalaman lari yang lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan brand awareness, membangun citra positif perusahaan, mempererat hubungan dengan komunitas, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Antusiasme peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka hingga hari pelaksanaan. Berbagai rangkaian persiapan seperti pengambilan race pack, race village, hingga kehadiran para pacer pada masing-masing kategori turut memberikan pengalaman yang menarik bagi peserta. Pada hari pelaksanaan, area JEC dipenuhi pelari dari berbagai latar belakang yang datang dengan semangat untuk menyelesaikan tantangan sekaligus menikmati atmosfer kebersamaan yang tercipta selama acara berlangsung.
Selain perlombaan lari, TransJogja Run #2 juga memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha lokal. Pada area race village, PT AMI melibatkan berbagai pelaku UMKM dan kuliner untuk turut meramaikan kegiatan. Sebanyak 10 UMKM binaan Dinas Koperasi, 4 tenant kuliner, serta 10 tenant sponsor berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka memberikan kesempatan promosi dan peningkatan aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan acara berlangsung.
Keberhasilan penyelenggaraan TransJogja Run #2 juga tidak terlepas dari dukungan 27 sponsor serta media partner yang turut membantu publikasi dan dokumentasi kegiatan. Kolaborasi yang terjalin menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung.
Pada akhir perlombaan, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori. Untuk kategori 5K Male, juara pertama diraih oleh Irsan Mei, disusul Alfin dan Dani Swara. Pada kategori 5K Female, Gifty Virgo R berhasil meraih posisi pertama, diikuti Dwi Saragih S dan Dyah Aulia Putri D.
Sementara itu, pada kategori 10K Male, Rikki Marthin S berhasil menjadi juara pertama, diikuti Julkipri dan Samson Kareka. Untuk kategori 10K Female, posisi pertama diraih oleh Vera Febrianti, disusul Zahra Bulan Aprilia P dan Valentine. Panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta dengan penampilan terbaik melalui kategori Best Costume yang diraih oleh pemilik BIB 1022, BIB 1145, dan BIB 1347.
Ke depan, PT Anindya Mitra Internasional berharap TransJogja Run dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempromosikan budaya hidup sehat dan penggunaan transportasi publik. Melalui kegiatan ini, PT AMI berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung pengembangan ekosistem transportasi perkotaan, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta secara berkelanjutan.

Komitmen dalam Menjaga Alam: PT AMI di Merti Umbul Temanten
Yogyakarta, 17 Juni 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) mengikuti Upacara Adat Merti Umbul Temanten yang digelar oleh Pemerintah Kalurahan Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Tradisi tahunan ini diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberadaan sumber mata air yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat dan doa agar sumber mata air dapat lestari.
Rangkaian kegiatan diawali pada Senin malam (16/6) dengan pelaksanaan tirakatan di Kopi Joglo. Puncak acara berlangsung pada Selasa (17/6) dengan agenda kenduri, pengambilan air dari sumber mata air Umbul Lanang oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang kemudian diserahkan kepada pengguna, termasuk PT AMI, sebagai simbolisasi kolaborasi untuk menjaga kelestarian umbul, serta penanaman pohon di area Umbul Temanten.

*) Dokumentasi prosesi penanaman pohon dalam Upacara Adat Merti Umbul Temanten
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama PT AMI, Bapak Priyatno Bambang Hernowo, didampingi Manager Unit PAP, Ibu Rina Yuwana, Supervisor Unit Air Minum, Bapak Jumadi, serta jajaran perwakilan Unit Air Minum PT AMI.
Sebagai sumber mata air yang digunakan oleh Unit Air Minum PT AMI dalam mendukung penyediaan layanan air bersih di wilayah Kaliurang, Umbul Temanten memiliki peran strategis dan bernilai ekologis tinggi. Keterlibatan PT AMI dalam upacara ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang berbasis kolaborasi dengan masyarakat.

*) Dokumentasi prosesi penyerahan air dari sumber mata air Umbul Lanang
Sri Sultan HB X Lantik Dewan Direksi Baru PT AMI, Ditantang Tingkatkan PAD DI Yogyakarta
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik jajaran Dewan Direksi PT Anindya Mitra Internasional (AMI) periode 2023-2028 di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (9/11/2023).
Tantangan pun diberikan Sultan pada jajaran direksi PT AMI yang baru, yakni meningkatkan laba bersih dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DIY.
Sekadar informasi, total aset PT AMI pada tahun 2022 mencapai Rp 55,26 Miliar dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 1,57 Miliar.
Salah satu BUMD milik Pemda DIY ini, memiliki dewan direksi baru, sebagai bentuk Organizational Recharge.
Berdasarkan SK Gub. No. 369/KEP/2023, Priyatno Bambang Hernowo menduduki posisi Direktur Utama, TM. Fuad Hassan sebagai Direktur Keuangan, dan Suryo Albar sebagai Direktur Operasional.
Mereka dipilih berdasarkan fit and proper test, melalui pencermatan dari aspek-aspek profesionalisme dan kompetensi, serta penjabaran visi-misi ke dalam strategic planning dan langkah-langkah operasional.
Sri Sultan mengatakan, Dewan Direksi PT AMI yang menjabat melalui lelang terbuka tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai laba.
Peningkatan laba tersebut, dapat diupayakan dengan optimalisasi berbagai aset yang dimiliki PT. AMI, antara lain Hotel Jogja Loman (Ex Prime Plaza), sebagian Hotel Maliabara, Kawasan Telogo Putri, Taman Bermain Kaliurang, Villa-Villa Di Kaliurang, Ex-Sagan Resto, Bangunan Mirota Batik, dan beberapa aset tanah atau bangunan gedung lainnya.
“Jajaran Direksi diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi produk, meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, meningkatkan kemampuan pemasaran, serta upaya lain yang sekiranya diperlukan untuk menjaga kesehatan ekonomi PT AMI,” kata Sultan.
Pasca pelantikan ini, Sri Sultan mengharuskan jajaran direksi bergerak cepat untuk merumuskan tata hubungan kerja organ perseroan, menyusun rencana bisnis, menyusun rencana kerja perusahaan dan mempersiapkan kerjasama dengan mitra-mitra potensialnya. Semua itu, harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Hal ini perlu dilakukan, mengingat, PT AMI yang merupakan BUMD Pemda DIY yang sejak tahun 1987 telah menjadi gabungan beberapa Perusahaan Daerah.
Unit bisnis PT AMI meliputi realty, transportasi, pariwisata, percetakan, air minum dan pertambangan. Tentunya kesemuanya ini adalah ujung tombak pelayanan pada kebutuhan primer masyarakat.
Usia dilantik, Priyatno menjabarkan, sesuai dengan arahan Sri Sultan, ia dan tim berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada warga DIY. Selain itu, alam sisi ekonomi, dapat pula meningkatkan PAD.
Menurutnya, dengan masuknya Dewan Direksi baru ini, PT AMI memiliki capacity development internal, untuk meningkatkan performanya.
“Kami akan menjalankan pesan-pesan beliau (Sri Sultan) sehingga korporasi ini akan lebih baik lagi dalam hal kinerjanya. Kinerja yang utama yaitu pelayanan, kemudian aspek bisnisnya, sisi laba, sisi aset dan PAD,” ujar Priyatno.
Disinggung mengenai operasional Trans Jogja, Priyatno mengatakan, unit tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
Trans Jogja berupaya memberikan layanan transportasi sebaik-baiknya, dengan 128 armada.
“Dari sisi operasional kami memang harus meningkatkan kinerja dari trans Jogja sehingga ultimate-nya adalah load factornya akan naik,” ungkap Priyatno.
Ditanya mengenai kemungkinan untuk menambah rute terkait dengan Sumbu FIlosofi, Priyatno mengaku belum menemukan urgensi akan hal tersebut. Apalagi mengingat armada saat ini masih belum memungkinkan untuk menambah rute.
“Armada saat ini kami pakai yang lama, jadi masih ada sekitar 7 tahun. Dari sisi maintenance-nya harus lebih baik agar kinerjanya bisa tetap maksimal. Itu dulu yang kami dahulukan,” tutup Priyatno. (Han)
Sumber : jogja.tribunnews.com