Selamat datang di website resmi PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) - BUMD yang telah menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 1987.

Kontak Kami

Social Media Kami

Biaya Operasional Trans Jogja Dipangkas, PT AMI Tegaskan Tak Mengurangi Layanan

Media & Informasi

Biaya Operasional Trans Jogja Dipangkas, PT AMI Tegaskan Tak Mengurangi Layanan

Pemangkasan biaya operasional kendaraan (BOK) Trans Jogja sebesar Rp6,8 miliar dari Rp87 miliar menjadi Rp81 miliar mendapat respons dari PT Anindya Mitra Internasional (AMI) selaku BUMD pengelola. Direktur Utama PT AMI, Priyatno Bambang Hernowo, menegaskan standar pelayanan minimal (SPM) tetap dijaga meski subsidi menurun.

Priyatno menjelaskan subsidi Trans Jogja bersifat net, yakni selisih antara biaya operasional dengan pendapatan tarif maupun non-tarif. Biaya operasional mencakup bahan bakar, depresiasi, SDM, hingga biaya pendukung. Saat ini AMI mengoperasikan 128 unit bus dengan 116 unit aktif melayani 19 rute. Subsidi Rp81 miliar digunakan menutup selisih biaya setelah dikurangi pendapatan.

Meski anggaran berkurang, Priyatno menegaskan layanan tidak boleh diturunkan. SPM harus tetap dipenuhi, mulai dari AC berfungsi, jalur tetap beroperasi, hingga perawatan bus. Untuk menutup selisih, AMI berupaya mengoptimalkan pendapatan non-tarif, terutama dari branding dan iklan di bus. Selain itu, optimalisasi rute juga disiapkan guna meningkatkan jumlah penumpang sehingga pendapatan tarif bertambah sekaligus mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Mengenai rencana pembukaan trayek baru Jogja–Gunungkidul, Priyatno menyebut masih dikaji. Tambahan rute membutuhkan subsidi baru di luar Rp81 miliar, yang bergantung pada keputusan DPRD DIY.

Ketua Komisi C DPRD DIY, Nur Subiyantoro, menegaskan pemangkasan subsidi tidak bersifat mutlak. Jika ke depan dirasa perlu, penambahan bisa diupayakan melalui perubahan anggaran. Ia menekankan kebutuhan pembangunan DIY juga mencakup sektor lain, seperti jaringan irigasi dan peningkatan ruas jalan. Dana hasil pemangkasan subsidi dialihkan untuk belanja irigasi dan penyusunan DED peningkatan jalan melalui DPUPESDM DIY.

Dengan strategi efisiensi dan optimalisasi pendapatan, AMI berkomitmen menjaga layanan Trans Jogja, sementara DPRD tetap membuka ruang fleksibilitas anggaran sesuai kebutuhan

Sumber : harianjogja.com

Postingan Terkait

Baca Juga Postingan Lainnya

Oleh Admin
09 November 2023

Sri Sultan HB X Lantik Dewan Direksi Baru PT AMI, Ditantang Tingkatkan PAD DI Yogyakarta

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X melantik jajaran Dewan Direksi PT Anindya Mitra Internasional (AMI) periode 2023-2028 di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (9/11/2023).

Tantangan pun diberikan Sultan pada jajaran direksi PT AMI yang baru, yakni meningkatkan laba bersih dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DIY.

Sekadar informasi, total aset PT AMI pada tahun 2022 mencapai Rp 55,26 Miliar dengan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 1,57 Miliar.

Salah satu BUMD milik Pemda DIY ini, memiliki dewan direksi baru, sebagai bentuk Organizational Recharge.

Berdasarkan SK Gub. No. 369/KEP/2023, Priyatno Bambang Hernowo menduduki posisi Direktur Utama, TM. Fuad Hassan sebagai Direktur Keuangan, dan Suryo Albar sebagai Direktur Operasional.

Mereka dipilih berdasarkan fit and proper test, melalui pencermatan dari aspek-aspek profesionalisme dan kompetensi, serta penjabaran visi-misi ke dalam strategic planning dan langkah-langkah operasional.

Sri Sultan mengatakan, Dewan Direksi PT AMI yang menjabat melalui lelang terbuka tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai laba.

Peningkatan laba tersebut, dapat diupayakan dengan optimalisasi  berbagai aset yang dimiliki PT. AMI, antara lain Hotel Jogja Loman (Ex Prime Plaza), sebagian Hotel Maliabara, Kawasan Telogo Putri, Taman Bermain Kaliurang, Villa-Villa Di Kaliurang, Ex-Sagan Resto, Bangunan Mirota Batik, dan beberapa aset tanah atau bangunan gedung lainnya.

“Jajaran Direksi diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi produk, meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, meningkatkan kemampuan pemasaran, serta upaya lain yang sekiranya diperlukan untuk menjaga kesehatan ekonomi PT AMI,” kata Sultan.

Pasca pelantikan ini, Sri Sultan mengharuskan jajaran direksi bergerak cepat untuk merumuskan tata hubungan kerja organ perseroan, menyusun rencana bisnis, menyusun rencana kerja perusahaan dan mempersiapkan kerjasama dengan mitra-mitra potensialnya. Semua itu, harus mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Hal ini perlu dilakukan, mengingat, PT AMI yang merupakan BUMD Pemda DIY yang sejak tahun 1987 telah menjadi gabungan beberapa Perusahaan Daerah.

Unit bisnis PT AMI meliputi realty, transportasi, pariwisata, percetakan, air minum dan pertambangan. Tentunya kesemuanya ini adalah ujung tombak pelayanan pada kebutuhan primer masyarakat.

Usia dilantik, Priyatno menjabarkan, sesuai dengan arahan Sri Sultan, ia dan tim berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada warga DIY. Selain itu, alam sisi ekonomi, dapat pula meningkatkan PAD.

Menurutnya, dengan masuknya Dewan Direksi baru ini, PT AMI memiliki capacity development internal, untuk meningkatkan performanya.

“Kami akan menjalankan pesan-pesan beliau (Sri Sultan) sehingga korporasi ini akan lebih baik lagi dalam hal kinerjanya. Kinerja yang utama yaitu pelayanan, kemudian aspek bisnisnya, sisi laba, sisi aset dan PAD,” ujar Priyatno.

Disinggung mengenai operasional Trans Jogja, Priyatno mengatakan, unit tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.

Trans Jogja berupaya memberikan layanan transportasi sebaik-baiknya, dengan 128 armada.

“Dari sisi operasional kami memang harus meningkatkan kinerja dari trans Jogja sehingga ultimate-nya adalah load factornya akan naik,” ungkap Priyatno.

Ditanya mengenai kemungkinan untuk menambah rute terkait dengan Sumbu FIlosofi, Priyatno mengaku belum menemukan urgensi akan hal tersebut. Apalagi mengingat armada saat ini masih belum memungkinkan untuk menambah rute.

“Armada saat ini kami pakai yang lama, jadi masih ada sekitar 7 tahun. Dari sisi maintenance-nya harus lebih baik agar kinerjanya bisa tetap maksimal. Itu dulu yang kami dahulukan,” tutup Priyatno. (Han)

Sumber : jogja.tribunnews.com

Oleh Admin
20 September 2024

Rencana Pemasangan Fasilitas Wifi di Bus Trans Jogja Mendapat Respon Positif

PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) berencana memasang fasilitas wifi gratis pada Bus Trans Jogja yang dilakukan secara bertahap. 

Inisiatif fasilitas wifi gratis menunjukan komitmen PT AMI dalam meningkatkan layanan publik yang lebih baik bagi pengguna transportasi publik, khususnya Bus Trans Jogja. Penambahan fasilitas wifi juga bertujuan agar penumpang dapat terkoneksi dengan keluarga atau rekan kerja dan memudahkan penumpang mengetahui informasi Bus Trans Jogja secara real-time. 

Rencana penambahan layanan wifi ini, sedang dalam tahap uji coba dipasang pada jalur 3B nomor lambung 58 & 59 dengan dua penyedia jasa layanan internet yang berbeda. Uji coba dilakukan pada jalur 3B karena memiliki jalur yang panjang dan ramai penumpang.

Uji coba kecepatan internet telah dilakukan dua tahap yakni oleh internal PT AMI tanggal 3 September dan 18 September. Kemudian, dilanjutkan uji coba pada penumpang dari tanggal 19 September hingga awal Oktober ini. 

Berdasarkan umpan balik dari kuesioner yang dibagikan melalui google form, rencana penambahan fasilitas wifi gratis mendapat respon positif dan dianggap bermanfaat oleh para penumpang Bus Trans Jogja. Beberapa penumpang menyebutkan bahwa penambahan layanan wifi ini sebagai penunjang pekerjaan, tugas-tugas sekolah, atau hanya sekedar untuk berkomunikasi dan membuka sosial media. 

Saat ini, PT AMI tengah melakukan evaluasi terkait kestabilan dan kecepatan internet sebelum dilakukan pemasangan pada jalur armada Bus Trans Jogja untuk memastikan bahwa fasilitas wifi dapat memenuhi ekspetasi pengguna dan kualitas layanan yang optimal. 

Pada era digital ini, akses internet menjadi salah satu kebutuhan dasar yang diharapkan oleh masyarakat, termasuk saat menggunakan transportasi umum. Oleh karena itu, keberadaan fasilitas wifi gratis diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan dan membangun loyalitas masyarakat terhadap bus Trans Jogja. 
 

Oleh Admin
03 September 2026

PT AMI Piknik Day ke Magelang–Dieng

Yogyakarta – Sebagai bagian dari kegiatan kebersamaan, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) mengadakan perjalanan wisata karyawan ke Magelang-Dieng pada 22-23 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi karyawan untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarkaryawan. Perjalanan dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan destinasi pertama, yaitu rafting di Sungai Elo, Magelang. Aktivitas tersebut berlangsung dengan suasana menyenangkan dan menjadi momen bagi karyawan untuk membangun kekompakan melalui berbagai kegiatan bersama.

Setelah menikmati kegiatan rafting, perjalanan dilanjutkan menuju Kawasan Dieng dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata, yaitu Bukit Sikunir, Banyu Alam Bitingan, Kebun Teh Panama, dan Telaga Menjer. Karyawan berkesempatan menikmati keindahan alam sekaligus mengikuti berbagai aktivitas, termasuk trekking di Bukit Sikunir. Wisata ini tidak hanya sebagai rekreasi, namun juga menumbuhkan kebersamaan dan membangun keakraban di antara karyawan.

Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya menciptakan momen kekeluargaan yang dapat memperkuat hubungan antarkaryawan dan membangun suasana kerja yang positif. Dengan beragam aktivitas yang dilakukan selama perjalanan diharapkan dapat memberikan penyegaran sekaligus menumbuhkan semangat baru bagi karyawan dalam menjalankan aktivitas dan tanggung jawab di lingkungan PT AMI.

Foto Utama

Foto 2 Foto 3 Foto 4

Oleh Admin
07 Maret 2025

PT AMI Berhasil Raih Sertifikat ISO 9001:2015 Sebagai Langkah Perkuat Sistem Manajemen Mutu Perusahaan

Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima penyerahan sertifikat ISO 9001:2015 yang diserahkan langsung oleh Bp. Habib Krisna Wijaya selaku Kepala PT Sucofindo Cabang Semarang. Sertifikat ISO 9001:2015 ini diserahkan bersamaan dengan acara TransJogja Run 2025, Minggu (23/02/2025).

Proses untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 ini telah dilakukan oleh PT AMI sejak 2 Agustus 2024 lalu yang dimulai dengan kegiatan pendampingan oleh Sekolah Vokasi UGM. Audit internal untuk pemantauan penerapan SMM ISO 9001:2015 juga sudah dilaksanakan setiap triwulan sekali yang dimulai pada November 2024 lalu.

PT AMI pun telah menjalani kegiatan audit eksternal ISO 9001:2015 yang dilaksanakan oleh PT Sucofindo sebagai lembaga sertifikasi ISO, dengan dua tahapan. Tahap pertama dilaksanakan pada 16-17 Januari 2025 yang berfokus pada kelengkapan dokumen prasyarat sertifikasi. Sedangkan, tahap kedua yang dilaksanakan pada 22-24 Januari 2025 ini lebih berfokus pada kelayakan dan efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu untuk memenuhi sertifikasi.

Bp. Habib Krisna Wijaya dalam acara penyerahan sertifikasi menyampaikan ucapan selamat dan harapan akan kemajuan baik dari PT AMI yang telah mendapatkan sertifikat ISO 9001:2015.

“Harapannya melalui sertifikat ini, PT AMI bisa semakin berkembang dan keberlanjutannya semakin jaya” jelas Bp. Habib Krisna Wijaya saat akan menyerahkan sertifikat ISO 9001:2015.

Dengan pencapaian sertifikasi ISO 9001:2015 ini, PT AMI berharap dapat terus meningkatkan efisiensi dalam proses bisnis dan kualitas manajemen sehingga dapat memberikan kontribusi lebih terhadap pemangku kepentingan terkait.