Media & Informasi
PT AMI Gelar FGD, Bahas Trans Jogja dan Perannya dalam Wujudkan Keberlanjutan Transportasi Publik
PT AMI selaku operator Trans Jogja kembali menggelar Diskusi dengan pemangku kepentingan Trans Jogja yang bertajuk “Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan”. Kegiatan ini berlangsung di Jasmin 1 Meeting Room, Grand Rohan Jogja, Rabu (26/03/2025).
Diskusi kali ini bertajuk "Transportasi Publik, Solusi Keberlanjutan", dimana isu yang dibahas terkait peran transportasi publik dalam hal ini Trans Jogja dalam mengatasi permasalahan mobilitas perkotaan dan strategi untuk meningkatkan minat masyarakat Yogyakarta untuk beralih ke transportasi publik, Trans Jogja.
Diskusi ini diawali dengan sambutan dari Bp. Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PT AMI sekaligus moderator pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Bp. Hernowo mengingatkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik diperlukan adanya intergrasi, baik antar moda maupun pada kabupaten kota serta provinsi DIY.
Sambutan dilanjutkan oleh Ibu Nunik Arzakiyah selaku Sekertaris Dinas Perhubungan DIY mewakili Kepala Dinas Perhubungan DIY Bp. Wiyos Santoso sebagai key note speaker. Bp. Wiyos Santoso berharap adanya diskusi ini dapat memperbaiki pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta, dalam hal ini Trans Jogja.
“Semoga dengan diadakannya Forum Group Disucussion ini dapat saling memberikan wawasan, masukan, dan gagasan untuk perbaikan pengelolaan angkutan perkotaan di Yogyakarta,” ujarnya.
Sebelum diskusi dengan tiga narasumber dimulai, dilakukan pemutaran video untuk mengenalkan logo dan tagline Trans Jogja, yakni “Penghubung Setiap Cerita”.
Ketua Komisi B Ibu Andriana Wulandari sebagai narasumber pertama dalam diskusi ini menjelaskan tentang bagaimana mewujudkan layanan transportasi publik yang aksesibel bagi masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan selalu bersinergi untuk mewujudkan hal tersebut.
“DPRD terus berkomitmen untuk pengawasan dan evaluasi akan selalu kita laksanakan secara berkala, dan selalu sinergi dengan pemangku kepentingan untuk transportasi berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, UPKM Psikologi UGM Bp. Rahmat Hidayat menjelaskan laporan riset kepuasan pelanggan Trans Jogja yang dilakukan Oktober 2024 lalu.
Ia mengungkap bahwa perbedaan prespektif dan ekspetasi yang signifikan antara pengguna Trans Jogja dan non pengguna terlihat pada faktor subyektif, seperti tingkat keamanan hingga pelayanan, dimana pengguna Trans Jogja memiliki tingkat kepuasan lebih tinggi.
“Faktor yang menghambat masyarakat tidak menggunakan layanan Trans Jogja untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari bukanlah faktor yang sifatnya objektif, tapi justru faktor subyektif,” ungkapnya.
Tenaga Ahli Bidang Transportasi Bp. Nindyo Cahyo Kresnanto sebagai narasumber terakhir menambahkan bahwa untuk mewujudkan Trans Jogja yang lebih efisien harus dijalankan secara terpadu. “Transport demand management itu harus dijalankan, dan tidak bisa dijalankan sendiri,” tegasnya.
Diskusi dilanjutkan dengan masukan-masukan dari beberapa pihak antara lain: Bp. Wulan Sapto Nugroho selaku Kepada Bidang Angkutan Dishub DIY, Bp Agus Andrianto selaku Direktur Utama PT JTT, Ibu Seraphine Destina Nurani selaku Diretur Utama PT Era Pratama Raya, Bp. Dody Andiawan selaku Direktur Operasional PT NGI, serta perwakilan dari komunitas Transport For Yogya.
Secara garis besar masukan perbaikan terkait dengan pengoptimalan anggaran, peningkatan layanan operasional, perningkatan layanan untuk kru bus hingga terkait publikasi di sosial media guna menarik minat masyarakat terhadap Trans Jogja.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan dapat memberikan wawasan baru yang mendalam terkait permasalahan dan solusi tentang sistem angkutan umum Trans Jogja. Selain itu, diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan Trans Jogja yang lebih baik.
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
PT AMI Tingkatkan Profesionalisme SDM Lewat Pelatihan SAK EP
Yogyakarta, 17 Oktober 2025 — Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menyelenggarakan Pelatihan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Lova Meeting Room, Loman Park Hotel – Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh karyawan dari berbagai unit kerja di lingkungan PT AMI dan menghadirkan narasumber Dr. Wing Wahyu Winamo, MAFIS, CA, Ak., akademisi dan praktisi akuntansi terkemuka. Melalui metode penyampaian interaktif dan studi kasus, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai penerapan SAK EP dalam praktik akuntansi di dunia usaha, khususnya BUMD.

Pemahaman Akuntansi yang Relevan dan Adaptif
Dalam pemaparannya, Dr. Wing menekankan pentingnya pemahaman terhadap SAK EP sebagai panduan bagi entitas privat untuk menyusun laporan keuangan yang lebih relevan, transparan, dan akuntabel. Selain membahas prinsip dasar, pelatihan juga menyoroti pembaruan terkini dan contoh penerapan langsung di lingkungan operasional PT AMI, agar karyawan mampu menyesuaikan praktik akuntansi dengan kebutuhan bisnis modern dan regulasi yang berlaku.
Menumbuhkan Profesionalisme dan Sinergi Tim Keuangan
Pelatihan ini menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi internal yang dijalankan secara berkelanjutan oleh PT AMI. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap seluruh peserta dapat memperkuat wawasan teknis, kemampuan analitis, dan penerapan akuntansi yang efektif di masing-masing unit kerja. “Kami mendorong setiap karyawan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan standar akuntansi. Profesionalisme bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga komitmen untuk bekerja transparan dan akuntabel,” ungkap perwakilan manajemen PT AMI.

Komitmen Berkelanjutan dalam Pengembangan SDM
PT AMI menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas strategis perusahaan. Melalui pelatihan, pendampingan, dan kegiatan berbasis peningkatan kapasitas, perusahaan berupaya membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif. Pelatihan SAK EP ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat tata kelola keuangan perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing PT AMI sebagai BUMD yang berorientasi pada kinerja profesional dan kontribusi terhadap daerah.
“Bergerak, Bertumbuh, Tebar Manfaat”
— tagline yang terus menjadi semangat dalam setiap langkah pengembangan PT AMI.

Komitmen PT AMI dalam Pendidikan: Terima Kunjungan Mahasiswa Universitas Malahayati
Yogyakarta, 16 Juli 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan industri dari mahasiswa Program Studi Akuntansi, Universitas Malahayati Bandar Lampung. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 16 Juli 2025 ini dilaksanakan di Kantor Unit Transportasi PT AMI, Pool Purosani Trans Jogja, Perengkembang, Balecatur, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 214 mahasiswa bersama 6 dosen pendamping turut hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara.
Kunjungan industri ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terkait dinamika dunia kerja, khususnya dalam penerapan ilmu akuntansi serta pengelolaan operasional perusahaan milik daerah. Melalui interaksi dengan lingkungan industri nyata, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan dan mempersiapkan diri secara lebih matang untuk menghadapi tantangan profesional di masa depan.

Selama kunjungan, para peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai kegiatan operasional unit transportasi PT AMI. Mereka juga mengikuti sesi pemaparan materi yang disampaikan langsung oleh praktisi akuntansi perusahaan. Dalam sesi tersebut, dijelaskan proses pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan, serta penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang melengkapi teori-teori yang telah dipelajari di bangku kuliah. Dengan melihat langsung proses bisnis dan sistem manajerial yang diterapkan di lapangan, mahasiswa dapat memahami bagaimana konsep-konsep akuntansi diimplementasikan dalam praktik nyata, khususnya dalam lingkungan kerja sektor publik.
Direktur Keuangan PT AMI, TM Fuad Hassan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha untuk mencetak generasi profesional yang andal dan berintegritas.

Lebih dari sekadar kegiatan kunjungan, agenda ini mencerminkan sinergi yang produktif antara institusi pendidikan tinggi dan pelaku usaha daerah. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai nilai-nilai profesionalisme, pelayanan publik, dan tanggung jawab sosial yang menjadi landasan dalam pengelolaan perusahaan milik daerah.
PT AMI berharap kegiatan serupa dapat terus digalakkan secara berkesinambungan, sebagai bentuk kontribusi aktif dalam membentuk generasi muda yang unggul, adaptif, dan siap berkiprah di dunia kerja dengan semangat profesionalisme dan keistimewaan.
PT AMI Gelar Pelatihan Penanggulangan Kebaran Guna Kurangi Risiko Bencana di Lingkungan Kerja
Yogyakarta, 30 Agustus 2024 – PT AMI mengadakan Pelatihan Penanggulangan Kebakaran di Lingkungan Kerja yang bertempat di halaman depan Kantor Holding PT AMI Jalan Janti KM 4.
Pelatihan ini dikoordinir oleh bagian QHSE (Quality, Health, Safety and Environment) PT AMI. Menurut SPV QHSE, Bp. Andri, pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas Emergency Response Team (ERT) guna mengurangi resiko dan penanggulangan ketika terjadi kebakaran di lingkungan kerja.
Peserta pelatihan ini diambil dari beberapa perwakilan Internal PT AMI yakni bagian Rumah Tangga, Umum, Kerja Sama, Unit Bisnis Realty dan Satpam.
Acara pelatihan diawali dengan pemaparan materi dasar mengenai penyebab kebakaran, cara pengendalian kebakaran, dan cara penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang dijelaskan oleh pemateri. Tidak hanya sekedar teori, peserta pelatihan juga diajak untuk praktik langsung memadamkan api yang dilakukan menggunakan kain basah dan APAR.
Pelatihan ini diadakan untuk memastikan bahwa karyawan PT AMI mendapatkan ketrampilan dan pengetahuan tentang prosedur standar dalam penanggulangan kebakaran, sehingga dapat terjadi respon yang efisien dan terkoordinasi dalam situasi darurat. Dengan demikian, perusahaan dapat meminimalkan risiko, melindungi keselamatan seluruh karyawan, dan menjaga produktivitas pada tempat kerja dalam situasi apapun.
Lebih dari Tiket: PT AMI dan Trans Pakuan Kupas Strategi Penguatan Model Bisnis dan Pendapatan Non-Farebox Transportasi Publik
Yogyakarta, 14 November 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) menerima kunjungan studi tiru dan kolaborasi strategis dari Pemerintah Kota Bogor dan Perumda Transportasi Pakuan pada 13–14 November 2025. Kunjungan ini berfokus pada dua agenda utama: peninjauan langsung armada bus listrik dan pendalaman strategi pengelolaan pendapatan di luar tiket (non-farebox) sebagai kunci keberlanjutan layanan transportasi publik daerah.
Rombongan Kota Bogor dipimpin oleh Bapak Hanafi selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bogor, didampingi Ibu Rachma Nissa Fadliya (Direktur Perumda Transportasi Pakuan) dan jajaran pejabat strategis lainnya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran direksi PT AMI, meliputi Bapak Priyatno Bambang Hernowo (Direktur Utama), Bapak TM. Fuad Hassan (Direktur Keuangan, SDM dan Umum), Bapak Ir. Suryo Albar (Direktur Operasional), serta jajaran manajer terkait.
Aktivitas diawali dengan peninjauan intensif terhadap armada bus listrik Trans Jogja. Kunjungan langsung yang dilaksanakan pada 13 November ini memberikan gambaran komprehensif tentang komitmen PT AMI dalam mengimplementasikan transportasi publik ramah lingkungan. Peninjauan ini menjadi landasan diskusi mengenai kesiapan operasional, standar perawatan, dan roadmap pengembangan kendaraan listrik dalam layanan angkutan umum. PT AMI menegaskan bahwa pengelolaan bus listrik adalah bagian integral dari upaya aktif perusahaan dalam mendukung program pemerintah menuju layanan transportasi rendah emisi yang berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan pada hari berikutnya, 14 November, dengan sesi paparan dan diskusi di Ruang Rapat PT AMI, difokuskan pada model bisnis transportasi yang berkelanjutan, khususnya pendapatan non-farebox. Topik ini menjadi perhatian krusial karena pendapatan di luar tiket sangat vital untuk menutup celah operasional dan mengurangi ketergantungan pada subsidi. PT AMI membagikan pengalaman strategisnya dalam mengembangkan potensi non-farebox, termasuk optimalisasi pemanfaatan aset, peluang kerja sama komersial, dan inovasi layanan bernilai tambah.
Diskusi selama dua hari ini berlangsung interaktif, di mana kedua BUMD transportasi ini saling bertukar pandangan mengenai tantangan operasional, strategi inovasi, dan langkah penguatan model bisnis di tengah dinamika perkotaan. Kunjungan studi tiru ini berhasil memperkuat kolaborasi pengetahuan antar-BUMD. Pertukaran gagasan ini diharapkan tidak hanya memberi wawasan baru bagi Perumda Transportasi Pakuan, tetapi juga memicu semangat PT AMI untuk terus menjadi pionir dalam inovasi transportasi publik demi mewujudkan layanan yang semakin efisien, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing.