Media & Informasi
Bukan Sekadar Pajangan: Mengapa Kalender Perusahaan Masih Sangat Penting?
Bagi perusahaan, kalender dapat menjadi salah satu media untuk menjaga kedekatan dengan karyawan, pelanggan, mitra, dan masyarakat. Kalender yang dibagikan pada awal tahun dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi pengingat terhadap keberadaan perusahaan. Dengan desain dan informasi yang disusun secara tepat, kalender dapat menjadi media komunikasi yang sederhana namun memiliki jangkauan penggunaan yang panjang karena dapat digunakan sepanjang tahun.
Selain fungsi praktis, kalender perusahaan juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat identitas dan citra perusahaan. Setiap elemen yang ditampilkan, mulai dari logo, warna, foto, hingga informasi perusahaan, dapat disusun untuk mencerminkan karakter dan nilai yang ingin disampaikan. Bagi perusahaan yang memiliki berbagai unit bisnis seperti PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI), kalender juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan unit-unit bisnis yang dimiliki, sehingga keberadaan dan kontribusi perusahaan dapat lebih dikenal oleh masyarakat.
Unit percetakan di PT AMI dapat mendukung kebutuhan perusahaan melalui berbagai produksi media cetak, termasuk kalender. Dengan memanfaatkan layanan percetakan, perusahaan tidak hanya mendapatkan kalender sebagai penunjuk waktu, tetapi juga memiliki media yang dapat membawa identitas perusahaan sepanjang tahun. Di tengah banyaknya pilihan media komunikasi digital, kalender perusahaan menunjukkan bahwa media konvensional masih dapat memiliki nilai apabila dimanfaatkan secara tepat. Tidak hanya menjadi benda yang digunakan untuk melihat tanggal, kalender dapat menjadi media komunikasi yang terus hadir dalam aktivitas sehari-hari sekaligus membawa informasi dan identitas perusahaan sepanjang tahun.
Postingan Terkait
Baca Juga Postingan Lainnya
Sinergi Menerangi Masa Depan: PT AMI Dukung Gerakan "Urupke" di Gunungkidul
Yogyakarta, 23 Juni 2025 – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) berpartisipasi aktif dalam pencanangan Gerakan "Urupke", sebuah inisiatif kolaboratif yang didedikasikan untuk memastikan pemerataan dan keamanan akses listrik di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di wilayah Kabupaten Gunungkidul. Acara pencanangan Gerakan "Urupke" dan penyalaan bantuan akses listrik rumah tangga ini telah sukses dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025, bertempat di Kediaman Bapak Tujiran, Bedoyo Kidul, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul.
Gerakan "Urupke" , kependekan dari Urgensi Rasio Elektrifikasi untuk Pengentasan Kemiskinan, merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas PUPESDM DIY, PT PLN (Persero), pelaku usaha sektor tambang, serta masyarakat. Inisiatif ini berfokus pada penanganan tantangan elektrifikasi bagi rumah tangga yang masih mengandalkan sambungan tidak resmi atau "nyalur", dengan tujuan utama memastikan setiap keluarga dapat menikmati akses listrik yang aman dan andal.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap program strategis ini, PT AMI telah berkontribusi dengan menyediakan bantuan sambungan listrik untuk 9 unit rumah tangga penerima manfaat. Kami meyakini bahwa akses listrik yang legal dan aman adalah hak dasar setiap warga negara, dan melalui partisipasi ini, kami berharap dapat secara signifikan turut serta dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
PT AMI berkomitmen penuh untuk terus mendukung program-program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan berkontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan di daerah.
Kolaborasi untuk Kebaikan: PT AMI dan Komunitas Lokal Bersinergi Membangun DIY
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang tumbuh dan berakar di Daerah Istimewa Yogyakarta, PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) terus berkomitmen untuk menjalankan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat. Melalui berbagai program dan kegiatan, PT AMI meyakini bahwa keberlanjutan perusahaan tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat yang dapat diberikan kepada lingkungan sosial dan komunitas lokal.
Sampai saat ini, PT AMI menjalankan beragam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang menitikberatkan pada tiga pilar utama: penguatan hubungan sosial, pemberian kemanfaatan langsung bagi masyarakat, serta pelestarian lingkungan hidup. Kegiatan CSR PT AMI tidak hanya berwujud bantuan finansial, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian dan kolaborasi antara perusahaan dengan berbagai lapisan masyarakat di DIY.

Salah satu bentuk kontribusi nyata adalah pemberian bantuan kepada institusi pemerintahan, pendidikan, dan masyarakat umum. Selain itu, acara bakti sosial menjadi agenda rutin setiap peringatan Hari Ulang Tahun PT AMI. Kegiatan ini dilakukan dengan mengunjungi panti asuhan, termasuk panti yang menaungi anak-anak penyandang disabilitas, serta menyerahkan bantuan kebutuhan pokok. Melalui kegiatan ini, PT AMI tidak hanya berbagi kebahagiaan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
Tak berhenti di situ, PT AMI juga aktif dalam kegiatan sosial keagamaan, seperti penyaluran hewan qurban, serta bantuan air bersih ataupun akses listrik di wilayah yang membutuhkan. Semua kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat perusahaan untuk hadir sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.

Dengan semangat “Bersama Tumbuh dan Memberi Manfaat", PT AMI terus berupaya menjaga keseimbangan antara kemajuan bisnis dan tanggung jawab sosial. Kolaborasi dengan masyarakat bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari identitas perusahaan yang tumbuh dari tanah Yogyakarta dan berkomitmen untuk terus memberi arti bagi setiap langkah pembangunan di daerah ini.
“Kami percaya, pertumbuhan sejati adalah ketika kita dapat tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan sekitar,” – PT Anindya Mitra Internasional.
Sinergi Budaya dan Teknologi: PT AMI Terapkan QRIS Tap di Trans Jogja
YOGYAKARTA, 5 Agustus 2025 — PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) yang mendapat penugasan mengoperasikan Sistem Angkutan Perkotaan Trans Jogja menjadi bagian dari implementasi sistem pembayaran QRIS Tap Sektor Transportasi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta. Peluncuran QRIS Tap dilakukan pada Senin, 4 Agustus 2025, di Hotel Royal Ambarrukmo Yogyakarta, bersamaan dengan dimulainya Kick Off Nasional QRIS Jelajah Indonesia 2025.
QRIS Tap merupakan inovasi pembayaran berbasis teknologi Near Field Communication (NFC) yang memungkinkan transaksi lebih cepat, aman, dan efisien tanpa perlu memindai kode secara manual. Penerapan sistem ini sejalan dengan komitmen PT AMI dalam mendukung transformasi digital transportasi publik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi sekaligus menghormati nilai-nilai budaya lokal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Herndarta, serta mitra strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa Yogyakarta memiliki kekhasan dalam memadukan teknologi modern dengan nilai-nilai budaya yang adiluhung. “Kita menyebutnya sebagai bentuk dari kecerdasan budaya, yakni kearifan dalam mengelola perubahan tanpa kehilangan jati diri,” tegas Sri Sultan saat meresmikan peluncuran QRIS Tap dan Kick Off QRIS Jelajah Indonesia 2025.
Sebagai bentuk komitmen terhadap inovasi layanan, PT AMI bersama para mitra operator telah menyelesaikan proses integrasi QRIS Tap di seluruhalat pembayaran di armada dan halte Trans Jogja. Kini, pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan mudah menggunakan fitur tap pada dompet digital atau mobile banking yang mendukung QRIS Tap berbasis NFC, baik di halte maupun di dalam bus.
Dengan sistem ini, pengguna hanya perlu mendekatkan ponsel ke alat pemindai (tanpa memindai kode QR), sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat, aman, dan praktis.
Implementasi QRIS Tap ini sebagai bagian dari meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk layanan transportasi publik Trans Jogja dan mempercepat terciptanya ekosistem digital yang inklusif dan ramah budaya di Yogyakarta.

TransJogja Run #2 Sukses Digelar, Satukan Semangat Hidup Sehat dan Dukungan terhadap Transportasi Publik
Yogyakarta – PT Anindya Mitra Internasional (PT AMI) kembali menyelenggarakan TransJogja Run #2 pada Minggu (31/5/2026) di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta. Kegiatan yang menggabungkan olahraga, budaya, dan semangat kebersamaan ini berhasil menarik antusiasme sekitar 1.700 peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti kategori lari 3K, 5K, dan 10K.
Sebagai penyelenggara layanan Angkutan Perkotaan Bersubsidi Trans Jogja, PT AMI menghadirkan TransJogja Run bukan sekadar sebagai ajang kompetisi olahraga, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan gaya hidup sehat sekaligus mengajak masyarakat lebih dekat dengan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Mengusung konsep yang memadukan olahraga dengan kekayaan budaya Yogyakarta, TransJogja Run 2026 mengajak para peserta menikmati pengalaman berlari melalui rute yang menampilkan suasana khas Kota Yogyakarta. Tidak hanya menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi bagi komunitas, keluarga, dan masyarakat umum untuk berkumpul dalam suasana yang positif dan penuh semangat.
Direktur Utama PT Anindya Mitra Internasional, Priyatno Bambang Hernowo, bersama jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan flag off sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan acara. Turut hadir Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Ni Made Dwipanti Indrayanti, Komandan Korem 072/Pamungkas beserta jajarannya, Kepala Perwakilan BPKP DIY beserta jajarannya, Inspektur Inspektorat DIY, Kepala OPD Pemerintah Provinsi DIY, Pemerintah Kota Yogyakarta, Polda DIY, perwakilan dari BUMD di DIY dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, lembaga pengawas, aparat keamanan, serta mitra strategis menunjukkan dukungan yang kuat terhadap penyelenggaraan TransJogja Run sebagai kegiatan yang tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga memiliki nilai sosial, ekonomi, dan edukatif bagi masyarakat.
TransJogja Run 2026 lahir dari semangat untuk menghadirkan pengalaman lari yang lebih bermakna. Melalui kegiatan ini, PT AMI berupaya mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan transportasi publik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan brand awareness, membangun citra positif perusahaan, mempererat hubungan dengan komunitas, serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
Antusiasme peserta terlihat sejak masa pendaftaran dibuka hingga hari pelaksanaan. Berbagai rangkaian persiapan seperti pengambilan race pack, race village, hingga kehadiran para pacer pada masing-masing kategori turut memberikan pengalaman yang menarik bagi peserta. Pada hari pelaksanaan, area JEC dipenuhi pelari dari berbagai latar belakang yang datang dengan semangat untuk menyelesaikan tantangan sekaligus menikmati atmosfer kebersamaan yang tercipta selama acara berlangsung.
Selain perlombaan lari, TransJogja Run #2 juga memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha lokal. Pada area race village, PT AMI melibatkan berbagai pelaku UMKM dan kuliner untuk turut meramaikan kegiatan. Sebanyak 10 UMKM binaan Dinas Koperasi, 4 tenant kuliner, serta 10 tenant sponsor berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka memberikan kesempatan promosi dan peningkatan aktivitas ekonomi selama penyelenggaraan acara berlangsung.
Keberhasilan penyelenggaraan TransJogja Run #2 juga tidak terlepas dari dukungan 27 sponsor serta media partner yang turut membantu publikasi dan dokumentasi kegiatan. Kolaborasi yang terjalin menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta dan pengunjung.
Pada akhir perlombaan, panitia memberikan penghargaan kepada para pemenang dari masing-masing kategori. Untuk kategori 5K Male, juara pertama diraih oleh Irsan Mei, disusul Alfin dan Dani Swara. Pada kategori 5K Female, Gifty Virgo R berhasil meraih posisi pertama, diikuti Dwi Saragih S dan Dyah Aulia Putri D.
Sementara itu, pada kategori 10K Male, Rikki Marthin S berhasil menjadi juara pertama, diikuti Julkipri dan Samson Kareka. Untuk kategori 10K Female, posisi pertama diraih oleh Vera Febrianti, disusul Zahra Bulan Aprilia P dan Valentine. Panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta dengan penampilan terbaik melalui kategori Best Costume yang diraih oleh pemilik BIB 1022, BIB 1145, dan BIB 1347.
Ke depan, PT Anindya Mitra Internasional berharap TransJogja Run dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mempromosikan budaya hidup sehat dan penggunaan transportasi publik. Melalui kegiatan ini, PT AMI berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung pengembangan ekosistem transportasi perkotaan, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta secara berkelanjutan.
